Wednesday, April 27, 2011

Movie Review : Crazy Little Thing Called Love (2010)






"Based on a true story... 
of everyone"




Bagi orang-orang yang tidak pernah mengalami Cinta Monyet, mungkin berpikir kalau Cinta Monyet hanyalah sebuah keisengan belaka, tapi tidak demikian bagi mereka yang merasakannya, justru mereka tak akan mengakui kalau mereka sedang ber-Cinta Monyet. Bagaimana dengan Cinta pertama? cinta pertama itu everlasting, susah untuk dilupakan. Sebagian orang beranggapan kalau pacar pertama belum tentu menjadi cinta pertama, tapi Lalu bagaimana jika Cinta Monyet dan Cinta Pertama berkolaborasi?

Nam (Pimchanok Lerwisetpibol) adalah seorang siswi yang biasa saja disekolahnya, walau tak memiliki wajah cantik bak cinderella, paling tidak Nam adalah siswi yang berprestasi disekolahnya. Sadar akan dirinya yang tidak terlalu cantik, Nam menyukai kakak kelasnya, Shone (Mario Maurer) yang ganteng seperti pangeran dalam cerita dongeng, dan juga siswa populer disekolah. Nam tau kalau Shone tidak sedikitpun melirik dirinya, Nam juga sadar kalau dirinya tidaklah secantik Cinderella yang bisa membuat cowok-cowok takluk, makanya Nam memendam perasaannya dan menjadi Secret Admirer Shone.

Suatu ketika di sekolah, Klub-klub ekskul disekolah Nam sedang membuka audisi untuk menerima anggota baru. Nam ingin masuk ke klub tari yang populer, tapi yang ada malah Nam "tercampak" ke sebuah klub yang tidak populer, yaitu Klub Drama. Untungnya, Nam terpilih untuk memerankan karakter Snow White pada pementasan itu, jadi Nam ada alasan untuk dekat dengan Shone yang juga ikut serta dalam pementasan tersebut. Agar lebih total saat pementasan, Nam dibantu oleh sahabat-sahabatnya untuk tampil lebih cantik. Hasilnya? Proses Make Over berhasil, Nam jadi lebih cantik sekarang. Dan dengan sukses berhasil mengalihkan pandangan para cowok yang ada disekolahnya. Termasuk Shone, kah? Sayangnya, tidak!


Dari deretan film-film komedi romantis yang saya review sebelumnya seperti Hello Stranger, Bangkok Traffic (Love) Story dan The Little Comedian, CLTCL merupakan film komedi romantis Thailand pertama yang saya tonton (walaupun pada akhirnya menjadi review terakhir yang di-publish). Mendengar hype dan kritikan yang bagus dari banyak pihak, maka saya pun menonton CLTCL dengan ekspektasi yang biasa saja, karena sebelumnya memang belum pernah menonton film RomCom dari Thailand. Dan ternyata perkiraan saya benar-benar salah setelah menonton film ini. Awalnya saya sempat berpikir kalau film ini tak jauh berbeda dengan film komedi romantis kebanyakan, juga alurnya yang mudah ketebak. Faktanya, CLTCL sedikit berbeda dari film lainnya, 

Memang, cerita yang ada di film ini sepertinya terlalu klise. Pengorbanan cinta, Cinta Pertama, bla, bla, bla. Belum lagi, proses makeover yang kita liat memang bukan barang baru di dunia film, sudah banyak sekali film-film yang bercerita demikian, menarik perhatian si cowok dengan cara makeover. Tapi yang membuat CLTCL sedikit berbeda yaitu, perubahan Nam ini ternyata tidak membuat Shone jatuh padanya. Tapi ya, saya benar-benar salut melihat perubahan Nam dalam film ini yang benar-benar amat berbeda pasca make-over, entah bagaimana caranya mereka menyembunyikan kecantikan Nam di awal film, Nam Pasca Make Over terlihat lebih tinggi, dan lebih dewasa. Berbeda dengan proses make over kebanyakan yang hanya mengandalkan kecantikan makeup dan potongan rambut semata. Kredit diberikan kepada penata riasnya. :)


Ngomongin soal karakternya, Nam dalam film memang terlihat lugu sekali, selain itu juga orangnya pemalu. Karakter yang diperankan oleh Pimchanok Lerwisetpibol ini terasa pas menurut saya. Shone juga demikian, karakter cueknya jelas sekali disini, karakter ini diperankan oleh Mario Maurer yang sebelumnya pernah muncul dalam Love of Siam. Hubungan keduanya membentuk chemistry antara Nam dan Shone terasa pas untuk umur mereka yang bisa dibilang masih remaja, sedikit berbeda dengan komedi romantis yang sedikit dewasa seperti BT(L)S ataupun Hello Stranger. 

CLTCL merupakan hiburan yang tepat buat anda penggila film khususnya genre Komedi Romantis. Sesekali anda akan dibuat tertawa oleh teman-teman Nam yang lucu-lucu. Tak hanya itu, perkenalkan Ibu guru centil yang aksinya kocak sekali, tak heran jika si Ibu sempat nongol di salah satu poster CLTCL. Akhir kata, berikanlah aplaus kepada Puttipong Pormsaka NaSakonnakorn dan Wasin Pokpong, Sang Sutradara yang berhasil memberikan tontonan segar untuk kita, juga menghibur. Dan, CLTCL berpesan untuk semua, kalau kita suka dengan sesorang, maka utarakanlah perasaan tersebut, sebelum semuanya terlambat :)

7 comments :

  1. Akhirnya nonton jugaaaa. Hehe. Dan suka banget, film ini buat saya nangis tengah malam pas ketahuan rahasia Shone selama ini :')

    ReplyDelete
  2. sukses mendapat sambutan karna pemeran utamanya (shone) cakep abis? hahahaaaaa...

    ReplyDelete
  3. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  4. banyak sambutan karna pemeran utamanya (shone) cakep abis, bikin meleleh hati para wanita, kata teman2 saya... haahhahhaha :))

    ReplyDelete
  5. ri, aku rekom review "Suck Seed" sebagai film komedi, remaja, persahabatan (Thailand)...
    lebih kocak neh pilemnya dari pilem di atas... heheheee... :D

    ReplyDelete
  6. Iya, belakangan pageview film ini nambah terus :DD, padahal aku udah nnton dari april lalu,,

    eh, suckseed udah lama nnton sih, cuma belom sempat review kemaren x_x

    rabu kumpul seminar #malahcurhat

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

 

Subscribe to the Newsletter

Contact Me

Send an E-mail to : adhrdi@gmail.com

The Blogger